Melakukan banyak aktivitas di rumah saja bukan berarti tidak bisa menjalankan sebuah bisnis dengan maksimal. Seperti yang kita ketahui, di tengah-tengan pandemi Covid-19, ada banyak sekali bisnis yang mulai bermunculan. Mungkin saja kalian salah satu pelaku bisnis di rumah saja tersebut. Biasanya para pemilik bisnis rumahan ini akan mempromosikan usaha mereka lewat media sosial yang mereka miliki. Bahkan, instagram saja sudah membuat sebuah fitur khusus yang bernama Support Local Business yang mana para penggunanya bisa mention akun  Instagram para pemilik usaha kecil agar bisa lebih terkenal lagi.

Yup benar sekali, bisnis rumahan pun bisa menjadi sebuah peluang yang baru bagi siapa saja yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dari bisnis tersebut, terutama di masa-masa yang sulit seperti sekarang ini. Nah untuk kalian yang ingin mencoba bisnis tersebut yuk kita ketahui dulu peluang bisnis rumahan setelah pandemi Covid-19 ini. Berikut ini beberapa peluang bisnis yang akan ngetren pasca pandemi Covid-19 ini. Berikut diantaranya.

 

Frozen Food

Apakah kalian tertarik untuk meraup keuntungan besar dengan menjual frozen food? Jangan lupa, frozen food bukanlah pasar baru yang tercipta sejak adanya pandemi. Saat ini pemain di pasar frozen food sudah cukup banyak, mulai dari bisnis rumahan hingga perusahaan multinasional. Untuk itu, kalian perlu menemukan ceruk pasar tersendiri.

Sebagai contoh, kalian fokus menjual frozen food berupa bento yang awalnya hanya bisa dinikmati di restoran Jepang. Karena saat ini banyak restoran Jepang yang tutup, sajian ini bisa menjadi obat rindu. kalian bisa mengambil strategi yang sama, yaitu dengan menyajikan makanan yang awalnya banyak dinikmati oleh orang banyak, tapi kini jadi sulit untuk ditemukan.

The Frozen Foods Market in Europe, 2020 edition Premium Report, Covid  Impact included – FFT Blog

Selain itu, pelayanan ekstra juga bisa menaikkan value usaha kalian di mata konsumen. Misalnya, dengan menerapkan layanan gratis pesan antar untuk pembelian dengan batas minimum tertentu. kalian juga bisa mengedepankan aspek kesehatan dengan tidak menggunakan pengawet pada setiap frozen food yang kalian buat. Jadi, apakah kalian tertarik untuk coba menjajakan bisnis rumahan pasca COVID-19 ini?

 

Makanan Ringan

Menghabiskan banyak waktu di rumah membuat orang-orang mudah bosan, sehingga mereka sering mencari alternatif kegiatan yang menyenangkan. Salah satunya adalah menikmati aneka cemilan. Pastinya kalian sudah sering melihat banyak teman-teman di media sosial kalian yang mengunggah cemilan apa saja yang sudah mereka konsumsi selama di rumah saja, bukan?

Bagaimana Cara Peluang Usaha Makanan Ringan Kiloan Bisa Laku? — Foodin.ID

Saat ini, cemilan kue kering mungkin sudah terlalu umum sehingga konsumen mulai bosan. Disisi lain, dessert box sepertinya sedang banyak diminati. Rasanya yang lezat, tampilannya yang Instagramable, dan teksturnya yang lembut membuat dessert box cocok untuk menemani waktu di rumah. Beruntungnya, kini sudah banyak resep dessert box yang bisa kalian coba buat. Jangan ragu untuk eksperimen rasa untuk ciptakan menu yang unik miliki kalian sendiri. 

 

Masakan Rumahan

Ini dia ide bisnis rumahan pasca COVID-19 selanjutnya. Apakah kalian tertarik untuk menjual masakan rumahan? Bisnis ini cukup diminati. kalian bebas menentukan pilihan menu apa yang ingin kalian tawarkan ke konsumen. Namun, tidak ada salahnya untuk menjajakan makanan kekinian yang lebih mudah mendapatkan exposure di media sosial. 

Mau Barbeku di Rumah? Yuk, Delivery dari 5 Resto All You Can Eat Ini!

Misalnya, dengan menghadirkan sensasi steak and grill di rumah konsumen. Ingat, tak mudah untuk memasak steak dan menu-menu grill lainnya karena kebutuhan alat-alat yang tak sedikit. Padahal, santap menu seperti ini sangat digemari sebelum adanya pandemi. Oleh karena itu, kalian bisa menyediakan alat-alat dan bahan-bahannya, untuk kemudian dinikmati oleh konsumen di rumah. Setelah mereka selesai menggunakannya, alatnya bisa kalian ambil kembali. 

 

Peralatan Kesehatan

Bisnis rumahan pasca COVID-19 selanjutnya, yakni peralatan kesehatan, menjadi kebutuhan esensial yang ramai peminat. Mulai dari masyarakat umum hingga para tenaga medis. Para dermawan pun kini banyak  yang membeli peralatan kesehatan untuk disumbangkan kepada para tenaga medis yang sangat membutuhkannya. Tentunya ini adalah sebuah peluang usaha yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. Dalam menentukan peralatan kesehatan apa yang ingin kalian jual, pastikan dulu kapasitas kalian. Apakah kalian mampu memproduksinya sendiri atau hanya bisa menjual kembali? Kalau kalian bisa memproduksi sendiri, maka apa saja yang bisa kalian produksi? Apakah kalian siap untuk mengurus segala sertifikasi yang dibutuhkan? 

Masker Kain Sebaiknya Tidak Dipakai Lebih dari 4 Jam, Ini Alasannya

Pertanyaan-pertanyaan ini sebaiknya dipahami betul jika kalian memutuskan untuk menjual peralatan kesehatan seperti alat pelindung diri, karena alat ini memiliki standar tertentu dalam dunia medis agar layak digunakan. Namun, jika kalian kurang mampu untuk melengkapi semuanya, maka sebaiknya kalian menjual peralatan kesehatan lain seperti masker kain saja. Pasar masker kain di Indonesia pun terbilang cukup menggiurkan. Berita ini dilansir dari Kompas.com, seorang pengrajin masker kain bahkan mampu meraup omzet Rp 6 juta per hari.  Modal awal yang ia keluarkan untuk mesin jahit dan bahan-bahan lainnya pun hanya Rp 5 juta saja. Namun, memang tak bisa dimungkiri, memproduksi masker kain cukup memerlukan ketekunan, ketelitian, dan quality control yang ketat.

 

Produk Kebersihan

Selama masa pandemi, kebersihan diri dan rumah menjadi hal krusial yang tak boleh diabaikan oleh siapa pun. Mau tak mau, pola hidup bersih dan sehat harus diterapkan guna mencegah terjangkit COVID-19. Oleh karena itu, kebutuhan akan alat-alat kebersihan melonjak tinggi kuartal 1 dan 2 ini. 

FDA Says Avoid These 9 Hand Sanitizers That Contain Toxic Methanol

Faktanya, penjualan hand sanitizer di e-commerce saja mengalami peningkatan hingga 585%. Sabun cuci tangan pun mengalami peningkatan hingga 355%. Selama masih belum adanya vaksin, kebutuhan akan produk-produk kebersihan diprediksi akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya kasus positif COVID-19. 

 

Bahan-bahan Pokok

Terlepas ada atau tidaknya pandemi COVID-19, kebutuhan pokok akan selalu diminati oleh pembeli. Hanya saja, pandemi COVID-19 membuat kebutuhan pokok semakin diburu pembeli karena tendensi orang-orang untuk menimbun stok sebanyak-banyaknya. Namun, untuk saat ini kasus panic buying sudah jarang ditemui sehingga harga bahan pokok relatif lebih stabil dibandingkan pada awal pandemi. 

Tatacara Pembayaran Caruman

Mengingat adanya pembatasan sosial, kalian bisa menerapkan transaksi contactless yang juga sesuai dengan kebiasaan generasi millennial. Contohnya, dengan melayani pengantaran produk ke pelanggan dan menerima pembayaran digital. Dengan demikian, kalian tidak perlu lagi khawatir dengan transmisi virus via uang tunai, begitu pula para pelanggan. Potensi cashback yang diberikan oleh aplikasi e-wallet pun bisa membuat konsumen semakin dimanjakan. 

 

Lauk Siap Saji

Ini dia peluang bisnis rumahan pasca COVID-19 selanjutnya. Selain frozen food dan masakan rumahan, lauk siap santap nyatanya juga laris diburu pelanggan. Apa saja contohnya? Misalnya, teri kacang, cumi asin, ayam bumbu gepuk, rendang, dan sebagainya. Lauk siap saji ini ada yang bisa disantap langsung, tapi ada pula yang harus dipanaskan terlebih dahulu.

Si Kentung Lauk Siap Saji Kemasan, Serba Serbi di Carousell

Apabila kalian tertarik untuk menjual lauk siap santap, pastikan lauknya memiliki ciri khas tertentu yang memang bisa dijadikan unique selling points produk kalian. Entah dari segi rasa, kualitas, packaging. Jangan lupa, bergabunglah menjadi tenant dari layanan antar makanan ojek online seperti GoFood agar ada lebih banyak pelanggan yang bisa menemukan makanan kalian lebih mudah.